简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
اردو
Wall Street Menguat, Saham Chip Asia Anjlok saat Yield Obligasi Global Melonjak
Ikhtisar:Tinjauan PasarPasar global pada Rabu menunjukkan pergerakan yang kontras antara Amerika Serikat dan Asia. Tiga indeks utama Wall Street berhasil bangkit setelah mengalami tekanan selama tiga sesi bert
Tinjauan Pasar
Pasar global pada Rabu menunjukkan pergerakan yang kontras antara Amerika Serikat dan Asia. Tiga indeks utama Wall Street berhasil bangkit setelah mengalami tekanan selama tiga sesi berturut-turut. Indeks S&P 500 ditutup di level 7.667,45, naik 0,47%, Dow Jones menguat 0,56%, sementara Nasdaq bertambah 0,45%.
Saham Dell Technologies melonjak 15,76% setelah mencatat rekor pesanan server AI, sedangkan Nvidia menguat 3,20%.
Sebaliknya, pasar saham Asia mengalami aksi jual tajam secara serentak. Indeks KOSPI Korea Selatan merosot 3,99%, sementara Nikkei Jepang turun 2,85%. Saham Samsung Electronics dan SK Hynix memimpin pelemahan di sektor chip memori. Di China, Shanghai Composite turun 0,97%, sedangkan ChiNext merosot 2,39%.
Dari sisi makro, tekanan utama berasal dari lonjakan imbal hasil obligasi jangka panjang global. Imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun sempat menyentuh 4,816% dalam perdagangan intraday, level tertinggi sejak akhir 2023. Imbal hasil obligasi pemerintah Inggris tenor 10 tahun (Gilt) mencapai 5,294%, tertinggi sejak 2007, sementara imbal hasil obligasi pemerintah Jepang tenor 10 tahun berada di 3,016%.
Di pasar komoditas, emas dan perak sama-sama menguat. Harga emas spot mencatat pemulihan berbentuk V dan naik 1,38%, mendekati US$4.400 per ons. Perak menguat 1,92%, sementara minyak mentah WTI naik 0,88% menjadi US$91,01 per barel.
Di pasar valuta asing, USD/JPY sempat melonjak hingga 160,39 sebelum akhirnya ditutup di 158,71. Kementerian Keuangan Jepang dilaporkan telah menggelontorkan dana intervensi senilai US$96,4 miliar selama sebulan terakhir, jumlah terbesar sepanjang sejarah, untuk menahan gejolak yen.
Prospek Isu Utama● Laporan Nonfarm Payrolls AS pada Jumat
Laporan ADP menunjukkan sektor swasta AS hanya menambah 38.000 pekerjaan pada Agustus, level terendah sepanjang tahun ini. Tanda-tanda pendinginan marginal di pasar tenaga kerja telah membuat ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve pada September turun menjadi sekitar 65%.
Laporan Nonfarm Payrolls (NFP) Agustus yang akan dirilis pada Jumat akan menjadi indikator yang lebih kredibel untuk menilai kondisi pasar tenaga kerja AS. Jika data tersebut juga menunjukkan pelemahan, pasar berpotensi kembali menyesuaikan ekspektasi terhadap jalur suku bunga The Fed dan arah dolar AS. Perubahan tersebut selanjutnya dapat memengaruhi imbal hasil obligasi global serta prospek harga logam mulia.
● Divergensi Rantai Chip AI antara AS dan Asia
Pada hari yang sama, saham-saham perangkat keras AI di Amerika Serikat mencatat reli kuat, dipimpin oleh Dell dan Nvidia. Pendapatan Broadcom dari bisnis AI bahkan tumbuh lebih dari dua kali lipat secara tahunan.
Namun, kondisi yang berlawanan terjadi di Asia, dengan saham Samsung Electronics dan SK Hynix anjlok hampir 5%.
Divergensi ini sebagian dipicu oleh lonjakan imbal hasil obligasi global yang memberikan tekanan terhadap saham-saham pertumbuhan dengan valuasi tinggi. Pada saat yang sama, kondisi tersebut juga mencerminkan perbedaan momentum siklus antara industri chip memori dan rantai pasokan komputasi AI.
Ke depan, investor perlu mencermati apakah tekanan jual pada saham teknologi Asia akan meluas dan kembali menekan saham-saham AI di Wall Street.
Fokus Utama Pasar
Laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS bulan Agustus – Jumat
ISM Services PMI AS bulan Agustus dan klaim awal tunjangan pengangguran mingguan
Caixin Services PMI China bulan Agustus
PMI jasa final bulan Agustus untuk Zona Euro, Jerman, Prancis, dan Inggris
Pidato Gubernur Federal Reserve Christopher Waller mengenai prospek inflasi
Neraca perdagangan AS bulan Juli
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.











