简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
Selat Hormuz Kembali Diblokir, Harga Minyak Melonjak Tajam 7%
Ikhtisar:Ikhtisar PasarPada Jumat lalu, pasar global mengalami reli kuat didorong oleh narasi “gencatan senjata jangka panjang”. Tiga indeks utama saham AS mencatat kenaikan selama tiga minggu berturut-turut,
Ikhtisar Pasar
Pada Jumat lalu, pasar global mengalami reli kuat didorong oleh narasi “gencatan senjata jangka panjang”. Tiga indeks utama saham AS mencatat kenaikan selama tiga minggu berturut-turut, dengan Nasdaq Composite bahkan membukukan reli 13 hari berturut-turut, rekor terpanjang sejak 1992.
Namun, “plot twist” geopolitik kembali terjadi pada sesi Asia hari Senin. Selat Hormuz kembali diblokir, memicu rebound tajam harga minyak lebih dari 7%. Sentimen risk-off kembali mendominasi pasar. Harga emas spot dibuka melemah lebih dari 1% akibat memudarnya harapan gencatan senjata selama akhir pekan, sementara kontrak berjangka saham AS bergerak melemah secara luas.
■ Sektor Teknologi & Konsumsi
Saham teknologi raksasa menjadi motor utama reli pekan lalu, dengan Microsoft dan Tesla masing-masing mencatat kenaikan lebih dari 10% dalam sepekan. Ekspektasi pemulihan pasca pembukaan kembali Selat Hormuz turut mendorong sektor penerbangan dan tanker minyak.
Namun, tekanan valuasi selama musim laporan keuangan masih berlangsung. Netflix anjlok hampir 10% akibat panduan Q2 yang di bawah ekspektasi, mencerminkan tingginya standar pasar terhadap pertumbuhan laba.
■ Energi & Logam Mulia
Harga minyak sempat jatuh lebih dari 10% pekan lalu saat selat dibuka kembali, mencatat level terendah dalam satu bulan. Namun, penutupan kembali pada awal pekan ini mendorong kembalinya sentimen bullish secara agresif.
Emas mencatat performa kuat pekan lalu, sempat naik lebih dari 2% dan mencapai level tertinggi satu bulan. Saat ini, harga emas menghadapi potensi penutupan gap teknikal di tengah ketidakpastian geopolitik.
■ Pasar Obligasi & Valuta
Indeks dolar AS mencatat level terendah dalam satu setengah bulan pada Jumat lalu, sementara imbal hasil obligasi pemerintah AS turun ke level terendah satu bulan akibat lonjakan permintaan aset safe haven.
Yuan offshore menguat hingga menyentuh level 6,81, tertinggi dalam tiga tahun. Namun, pada sesi Asia hari Senin, indeks dolar menunjukkan tanda-tanda rebound seiring meningkatnya ketegangan geopolitik.
■ Dinamika Pasar Asia
Pasar Asia menunjukkan divergensi yang tajam. Indeks ChiNext di China mencapai level tertinggi dalam 11 tahun, didorong oleh sektor komunikasi optik sebagai tema investasi baru, dengan kinerja kuat dari Yuanjie Technology.
Sebaliknya, saham konsumsi seperti Kweichow Moutai melemah sekitar 4%, sementara Indeks Hang Seng Tech turun sekitar 1%, mencerminkan rotasi defensif investor di tengah musim laporan keuangan.
Prospek Utama● Trump Kembali Gelar “War Room Meeting”
Perjanjian gencatan senjata dua minggu antara AS dan Iran akan berakhir pada larut malam 21 April, dengan ketidakpastian terkait perpanjangan. Pada hari yang sama, sidang konfirmasi Ketua The Fed juga akan berlangsung.
Laporan keuangan kuartal pertama dari perusahaan besar seperti Tesla, Intel, Xinyisheng, dan Kweichow Moutai akan dirilis. Selain itu, dalam konferensi Google Cloud Next, arsitektur TPU generasi baru dan teknologi optical switching diperkirakan akan diperkenalkan.
Di sisi domestik China, rapat Politbiro akhir April semakin dekat, disertai dengan sejumlah peluncuran produk baru oleh Huawei. Sementara itu, bea cukai AS akan mulai menjalankan kebijakan pengembalian tarif pada 20 April.
● Hedge Fund Catat Eksposur Rekor di Obligasi AS
Ekonom utama Apollo memperingatkan bahwa posisi hedge fund di pasar obligasi pemerintah AS senilai USD 31 triliun telah mencapai rekor 8%, dengan leverage yang mendorong lebih dari USD 6 triliun dana.
Jika posisi leverage tinggi ini terpaksa dilikuidasi, dampaknya dapat menciptakan “shockwave” ke seluruh pasar fixed income global. Volatilitas ekstrem berpotensi menyebar cepat ke pasar saham, obligasi korporasi, kredit hipotek, dan berbagai sektor pembiayaan.
Fokus Hari Ini (GMT+8)
23:00 — Pidato Kanselir Jerman dan Presiden ECB
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
