简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
Minyak Anjlok 4%, Emas dan Perak Terkoreksi dari Level Tinggi
Ikhtisar:Ikhtisar PasarPada perdagangan kemarin, tiga indeks utama Wall Street berhasil menghentikan tren penurunan dua hari berturut-turut. Laporan keuangan yang optimistis dari sektor semikonduktor kembali m
Ikhtisar Pasar
Pada perdagangan kemarin, tiga indeks utama Wall Street berhasil menghentikan tren penurunan dua hari berturut-turut. Laporan keuangan yang optimistis dari sektor semikonduktor kembali membangkitkan antusiasme terhadap tema AI. Indeks saham chip ditutup naik hampir 2%, dengan saham-saham besar seperti Micron, NVIDIA, dan ASML mencatat penguatan signifikan. Sektor perbankan juga tampil solid, di mana Goldman Sachs, Morgan Stanley, dan BlackRock masing-masing melonjak sekitar 5%–6% setelah merilis laporan kinerja.
Dari sisi makroekonomi, data klaim tunjangan pengangguran terbaru yang turun di luar perkiraan menunjukkan bahwa pasar tenaga kerja AS masih cukup tangguh. Hal ini mendorong imbal hasil obligasi pemerintah AS kembali naik dengan cepat, sementara indeks dolar menguat ke level tertinggi dalam lebih dari enam minggu. Di pasar valuta asing, muncul perbedaan arah yang menarik: meskipun dolar AS menguat, renminbi offshore justru menunjukkan kekuatan internal dengan menembus level 6,97 dan mencatat posisi tertinggi dalam 20 bulan terakhir.
Aset kripto mengalami konsolidasi, di mana Bitcoin sempat naik namun kemudian berbalik melemah dan kembali turun ke bawah level USD 96.000. Sementara itu, pasar komoditas mengalami perombakan tajam. Logam mulia mulai “mendingin” setelah reli agresif sebelumnya. Emas spot turun lebih dari 1%, perak sempat anjlok lebih dari 7% secara intraday sebelum harga futures berbalik menguat, sementara timah di London turun hampir 3%.
Di sisi energi, harga minyak mentah anjlok lebih dari 4%. Penurunan ini dipicu oleh pernyataan Trump yang menyebut akan “menunggu dan mengamati” perkembangan situasi Iran, yang mengisyaratkan meredanya ketegangan geopolitik, serta meningkatnya ekspektasi kelebihan pasokan. Penurunan tersebut menjadi penurunan harian terbesar dalam hampir tujuh bulan terakhir, sekaligus sepenuhnya menghapus premi geopolitik yang terbentuk sebelumnya.
Sorotan Utama
● Reli Perak Terhenti Sementara, Trump Belum Terapkan Tarif atas Mineral Kritis
Citigroup menilai bahwa perak berpeluang besar terhindar dari kebijakan tarif. Absennya tarif diperkirakan akan mendorong arus keluar logam dari AS, sehingga membantu meredakan ketegangan pasokan di pasar global. Dalam jangka pendek, harga perak berpotensi menghadapi tekanan koreksi sementara. Namun demikian, Wall Street tetap optimistis terhadap prospek jangka menengah perak, dengan dukungan dari defisit pasokan, permintaan industri, serta permintaan limpahan dari pasar emas.
● Kongres AS Dorong Rencana Cadangan Strategis Mineral Kritis Senilai USD 2,5 Miliar
Rancangan undang-undang terbaru mengusulkan pembentukan pusat perdagangan mineral kritis dengan model operasional yang berada di antara Cadangan Minyak Strategis dan Federal Reserve. Dari sisi fisik, pusat ini akan membangun fasilitas penyimpanan serupa dengan cadangan minyak strategis. Dari sisi tata kelola, akan dibentuk dewan pengawas mirip The Fed yang bertugas mengawasi penyimpanan dan pelepasan material kritis ke pasar.
Fokus Perhatian Pasar (GMT+8)
22:15 US – Produksi Industri AS bulan Desember (MoM)
23:00 US – Indeks Pasar Perumahan NAHB AS bulan Januari
Perdagangan Dini Hari
00:00 US – Gubernur The Fed, Bowman, menyampaikan pidato mengenai prospek ekonomi dan kebijakan moneter
04:30 US – Wakil Ketua The Fed, Jefferson, menyampaikan pidato mengenai prospek ekonomi dan kebijakan moneter
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
