简体中文
繁體中文
English
Pусский
日本語
ภาษาไทย
Tiếng Việt
Bahasa Indonesia
Español
हिन्दी
Filippiiniläinen
Français
Deutsch
Português
Türkçe
한국어
العربية
Raksasa Teknologi Menekan Pasar, Wall Street Alami Dua Hari Penurunan Beruntun Pertama di 2026
Ikhtisar:Tinjauan PasarPada hari Rabu, tiga indeks utama Wall Street mencatat penurunan beruntun dua hari untuk pertama kalinya sejak memasuki tahun 2026. Indeks Nasdaq anjlok sekitar 1%, mencatat penurunan ha
Tinjauan Pasar
Pada hari Rabu, tiga indeks utama Wall Street mencatat penurunan beruntun dua hari untuk pertama kalinya sejak memasuki tahun 2026. Indeks Nasdaq anjlok sekitar 1%, mencatat penurunan harian terbesar dalam hampir satu bulan, seiring tekanan signifikan dari saham-saham berkapitalisasi besar. Kelompok “Magnificent Seven” ditutup melemah secara serempak, sebuah kejadian yang jarang terjadi, dengan Microsoft, Amazon, dan Meta masing-masing turun lebih dari 2%. Saham semikonduktor juga menunjukkan kinerja lesu, di mana Broadcom merosot lebih dari 4%.
Sektor keuangan turut berada di bawah tekanan. Meskipun Wells Fargo dan Bank of America membukukan kinerja keuangan yang melampaui ekspektasi pasar, saham-saham perbankan tetap mengalami aksi jual akibat tekanan arus dana.
Dari sisi makro dan pasar valuta asing, arus dana lindung nilai mendorong kenaikan harga obligasi pemerintah AS, sehingga imbal hasil obligasi Treasury tenor 10 tahun turun ke level terendah dalam sepekan. Indeks dolar AS sempat menguat namun kemudian berbalik melemah. Menteri Keuangan Jepang menyatakan bahwa intervensi tidak dikesampingkan, mendorong penguatan yen yang sebelumnya menyentuh level terendah dalam satu setengah tahun. Sementara itu, yuan offshore bergerak stabil dan sempat kembali menembus level 6,97. Pasar kripto melanjutkan tren positif, dengan Bitcoin sempat melonjak menembus USD 97.000 dan mencetak level tertinggi dalam hampir dua bulan.
Pasar komoditas menunjukkan pergerakan yang sangat terfragmentasi dan volatil:
Logam mencetak “grand slam”
Emas, perak, tembaga, dan timah secara bersamaan mencetak rekor tertinggi baru intraday. Harga emas spot memperbarui rekor selama tiga hari berturut-turut, sementara perak berjangka melonjak hampir 8%. Timah di London melonjak hingga 11%, didorong oleh pembelian dari Tiongkok serta permintaan AI-related soldering. Harga tembaga London ditutup stabil di atas USD 13.000 per ton untuk pertama kalinya, sementara nikel London juga mencapai level tertinggi dalam satu setengah tahun.
Minyak berbalik tajam dari level tinggi
Harga minyak sempat naik sekitar 2% pada perdagangan intraday, namun berbalik arah setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa pihaknya “akan mengamati perkembangan situasi” terkait Iran dan menyebut telah menerima “sinyal positif”. Pernyataan tersebut ditafsirkan pasar sebagai indikasi meredanya ketegangan geopolitik, sehingga harga minyak berbalik turun dan sempat merosot lebih dari 3%.
Sorotan Utama (Hot Topics Outlook)
● Penjualan ritel AS bulan November melampaui ekspektasi
Penjualan ritel Amerika Serikat pada November meningkat 0,6% secara bulanan, melampaui perkiraan pasar sebesar 0,5%. Dari 13 kategori yang dicatat, 10 di antaranya mencatat pertumbuhan bulanan. Penjualan kendaraan bermotor menunjukkan rebound yang signifikan, sementara kategori seperti SPBU, perlengkapan olahraga, dan pakaian juga mencatat kinerja solid. Data ini menegaskan kuatnya dorongan konsumsi selama musim liburan, sekaligus mencerminkan ketahanan belanja konsumen yang terus menopang ekspektasi positif terhadap pertumbuhan PDB kuartal keempat.
● Mahkamah Agung AS kembali menunda keputusan
Mahkamah Agung Amerika Serikat pada hari Rabu belum mengeluarkan putusan terkait gugatan terhadap kebijakan tarif Presiden Donald Trump. Hal ini berarti pasar global setidaknya harus menunggu hingga pekan depan untuk mengetahui arah akhir dari kebijakan ekonomi yang bersifat simbolik tersebut. Hingga kini, Mahkamah Agung belum mengumumkan jadwal resmi putusan selanjutnya, namun terdapat kemungkinan bahwa keputusan tambahan akan diumumkan pada Selasa atau Rabu, ketika para hakim kembali bersidang.
Agenda Penting yang Perlu Dicermati
21:30 (US)
Klaim awal pengangguran AS pekan yang berakhir 10 Januari
Indeks Manufaktur New York Fed bulan Januari
Indeks Manufaktur Philadelphia Fed bulan Januari
Indeks Harga Impor AS bulan November (m/m)
22:15 (US)
Gubernur Federal Reserve, Michael Barr, berpartisipasi dalam diskusi panel bertema “Stablecoin”
Peristiwa Dini Hari
02:30 (US)
Anggota pemilik suara FOMC 2028 sekaligus Presiden Kansas City Fed, Jeffrey Schmid, menyampaikan pidato mengenai kebijakan moneter dan prospek ekonomi.
Disclaimer:
Pandangan dalam artikel ini hanya mewakili pandangan pribadi penulis dan bukan merupakan saran investasi untuk platform ini. Platform ini tidak menjamin keakuratan, kelengkapan dan ketepatan waktu informasi artikel, juga tidak bertanggung jawab atas kerugian yang disebabkan oleh penggunaan atau kepercayaan informasi artikel.
