Ikhtisar:Pasangan GBP/USD tetap lemah di sesi Asia, menjaga kisarannya di bawah 1,4200. Pasangan ini dibuka lebih tinggi dan dengan cepat mundur menuju terenda
GBP/USD mengakumulasi penurunan ringan di sesi Asia.
Imbal hasil Treasury AS naik sedikit lebih tinggi meningkatkan permintaan Dolar AS.
Dolar AS tetap berada di jalur penurunan mingguan meskipun sentimen pasar beragam.
Pasangan GBP/USD tetap lemah di sesi Asia, menjaga kisarannya di bawah 1,4200. Pasangan ini dibuka lebih tinggi dan dengan cepat mundur menuju terendah sesi di dekat 1,4169, menyaksikan pergerakan 30-pip.
Pada saat ini, pasangan GBP/USD diperdagangkan di 1,4177, turun 0,08% pada hari ini.
Indeks Dolar AS (USD) diperdagangkan di dekat posisi terendah YTD 89,73 setelah menyaksikan tekanan jual yang berat pada hari Kamis meskipun Klaim Pengangguran mingguan lebih baik dari yang diharapkan. Pembacaan mendorong investor menuju aset berisiko untuk peluang pengembalian yang lebih baik. Data optimis menyimpang dengan notulen dovish FOMC yang memberikan beberapa rintangan di dekat level yang lebih rendah.
Imbal hasil Treasury AS tetap tertekan sekitar 1,63% setelah pejabat Fed menegaskan kembali bahwa ekonomi masih jauh dari pemulihan penuh dan mengabaikan tekanan inflasi. Penegasan tersebut dibaca sebagai ekspektasi kenaikan suku bunga yang tertunda yang menjaga benchmark dari tertinggi mingguan.
Di sisi lain, membaiknya data ekonomi Inggris dan pembukaan kembali ekonomi secara bertahap membangun kepercayaan tentang pemulihan yang cepat di antara para investor. Inflasi Inggris naik menjadi 1,5% pada bulan April di atas ekspektasi pasar pada 1,4%. Indeks Keyakinan Konsumen Gfk melonjak ke -9 di bulan April dari -15 di bulan sebelumnya.
Dalam perkembangan terbaru, survei terbaru oleh Reuters menunjukkan bahwa Bank of England (BoE) merevisi perkiraan PDB menjadi 5,9% pada tahun 2021, dan 5,3% pada tahun 2022 dibandingkan dengan masing-masing 5,0% dan 5,5% pada survei bulan April sebelumnya. Data tersebut menambah optimisme seputar Cable.
Untuk saat ini, pedagang tetap fokus pada rilis data Penjualan Ritel Inggris. Dalam data ekonomi AS, rilis data IMP Manufaktur dan Penjualan Rumah Yang Ada dipantau untuk mendapatkan beberapa dorongan perdagangan baru.
Level Teknis GBP/USD